Posted in

Mengapa Kapasitas Cold Storage Sering Tidak Sesuai Perhitungan?

Langkah perhitungan akurat

Faktor-Faktor yang Membuat Kapasitas Cold Storage Tidak Akurat

Langkah perhitungan akurat

Cold storage merupakan tulang punggung rantai pasok produk sensitif, mulai dari makanan hingga farmasi. Perusahaan sering mengalami masalah kapasitas ruang penyimpanan yang direncanakan tidak sesuai kenyataan, sehingga produk tidak tersimpan optimal, pendinginan terganggu, dan biaya operasional meningkat.

Permasalahan ini bukan sekadar salah perhitungan, tetapi dipengaruhi berbagai faktor teknis, sifat produk, hingga kondisi lingkungan di dalam cold storage. Memahami penyebab ketidaksesuaian kapasitas membantu perusahaan mengoptimalkan penggunaan ruang, menjaga kualitas produk, dan mengurangi kerugian.

Kesalahan Kalkulasi Teknis

1. Mengabaikan Volume Efektif

  • Banyak perhitungan hanya memperhitungkan luas lantai atau dimensi internal cold storage.
  • Padahal, ruang antara rak, ventilasi, dan jalur akses operator mengurangi volume efektif.

2. Overloading Rak atau Pallet

  • Menggunakan rak terlalu padat menyebabkan sirkulasi udara terhambat.
  • Sistem pendingin bekerja lebih keras, suhu tidak merata, dan kapasitas sesungguhnya menurun.

3. Perhitungan Berbasis Kapasitas Teoritis

  • Produsen cold storage sering menyebut kapasitas maksimum dalam liter atau pallet.
  • Kapasitas ini tidak memperhitungkan variasi ukuran produk, packaging, atau kebutuhan ruang untuk manuver operator.

4. Mengabaikan Margin Keamanan

  • Tidak memberi ruang cadangan untuk fluktuasi stok, ekspansi produk, atau akses darurat.
  • Akibatnya, cold storage cepat mencapai batas operasional dan tidak optimal.

Pengaruh Jenis Produk

1. Kepadatan Produk Berbeda

  • Produk cair, beku, atau kemasan kardus memiliki kepadatan dan bentuk berbeda.
  • Produk cair atau fleksibel cenderung mengambil ruang lebih banyak dibanding perhitungan volume kaku.

2. Produk Sensitif Suhu

  • Beberapa produk memerlukan zona suhu berbeda di cold storage yang sama.
  • Zonasi ini mengurangi kapasitas efektif karena tidak semua ruang bisa dipakai secara bersamaan.

3. Packaging Variatif

  • Kemasan produk yang tidak seragam mengurangi efisiensi penataan.
  • Produk batch lama atau baru mungkin memiliki dimensi berbeda, memengaruhi perhitungan kapasitas.

Kelembapan & Sirkulasi Udara

1. Ruang Sirkulasi untuk Udara Dingin

  • Pendinginan memerlukan aliran udara bebas di antara rak dan produk.
  • Menumpuk produk terlalu rapat mengganggu sirkulasi, membuat suhu tidak merata, dan menurunkan kapasitas efektif.

2. Pengaruh Kelembaban

  • Kelembaban tinggi membuat produk dan rak menyerap air.
  • Efeknya, ruang antara produk berkurang, kapasitas sesungguhnya lebih rendah dari perhitungan awal.

3. Overcooling atau Underflow

  • Jika airflow tidak diperhitungkan dengan benar, beberapa area terlalu dingin atau hangat.
  • Area overcooling bisa membuat produk membeku atau rusak, sementara area underflow mengurangi kapasitas penyimpanan yang aman.

Langkah Perhitungan Akurat

1. Hitung Volume Efektif

  • Perhitungkan ruang antar rak, jalur akses operator, dan area ventilasi.
  • Gunakan software simulasi untuk menentukan layout optimal dan kapasitas realistis.

2. Pertimbangkan Jenis Produk

  • Kelompokkan produk berdasarkan dimensi, kepadatan, dan kebutuhan suhu.
  • Buat zoning yang efisien tanpa mengorbankan kualitas.

3. Simulasi Sirkulasi Udara

  • Gunakan Computational Fluid Dynamics (CFD) atau simulasi sederhana untuk memastikan aliran udara merata.
  • Pastikan setiap zona mendapat pendinginan optimal tanpa menurunkan kapasitas efektif.

4. Sisakan Margin Cadangan

  • Tambahkan buffer 10–15% untuk stok darurat, pergerakan operator, dan ekspansi batch.
  • Margin ini mencegah cold storage cepat mencapai batas operasional.

5. Gunakan Sensor dan IoT

  • Pasang sensor suhu dan kelembaban di beberapa titik untuk memantau performa real-time.
  • Data historis membantu memverifikasi perhitungan kapasitas dan memperbaiki perencanaan di masa depan.

6. Audit dan Penyesuaian Berkala

  • Lakukan evaluasi rutin terhadap penggunaan ruang dan performa cold storage.
  • Sesuaikan layout, zonasi, dan perhitungan kapasitas agar tetap akurat seiring perubahan produk dan permintaan.

Kesimpulan

Kapasitas cold storage sering tidak sesuai perhitungan karena kombinasi kesalahan teknis, variasi produk, dan faktor lingkungan seperti sirkulasi udara dan kelembaban.

Dengan menerapkan langkah-langkah perhitungan akurat, perusahaan dapat:

  • Memaksimalkan kapasitas efektif cold storage
  • Menjaga kualitas produk tetap optimal
  • Mengurangi risiko kerugian akibat overloading atau zona pendinginan tidak merata
  • Meningkatkan efisiensi operasional secara keseluruhan

Pemahaman menyeluruh terhadap faktor teknis dan operasional ini membantu perusahaan merencanakan cold storage lebih realistis, menjadikannya aset strategis dalam rantai pasok modern.

Perkuat kemampuan operasional tim Anda dalam mengelola Cold Storage melalui pelatihan komprehensif. Pelajari cara menjaga stabilitas suhu, mencegah kerusakan produk, dan memaksimalkan umur simpan. Klik tautan ini untuk melihat jadwal terbaru dan penawaran spesial.

Referensi

  1. Foust, T. D. (2019). Cold Storage Design and Technology for Perishable Products. CRC Press.
  2. Singh, R., & Heldman, D. R. (2014). Introduction to Food Engineering. Academic Press.
  3. Datta, A. K. (2009). Food Processing Technology: Principles and Practice. Elsevier.
  4. ISO 13485:2016 – Medical Devices – Quality Management System Requirements.
  5. FDA Guidelines – Storage and Handling of Biologics and Vaccines.
  6. Chopra, S., & Meindl, P. (2016). Supply Chain Management: Strategy, Planning, and Operation. Pearson.
  7. Ghosh, S. (2021). IoT in Cold Chain: Real-Time Monitoring and Automation. Springer.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *